Tampilkan postingan dengan label TIPS ANAK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS ANAK. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 April 2014

Berikan figur orang tua yang baik bagi anak !


Berikan figur orang tua yang baik bagi anak !

Jangan memburukkan pasangan di depan anak !

Bila anak merasa keberatan dengan sikap salahsatu orang tuanya (misal : mom),
maka papa harus bertindak bijaksana dengan melerai perasaan tentang mom-nya agar berubah positif kembali pandangan anak tentang citra mom-nya, dan sebaliknya.

Lingkungan yang POSITIF penting untuk perkembangan mental anak.

Jangan Berikan Aktivitas Segudang untuk Anak !


Jangan Berikan Aktivitas Segudang untuk Anak !

Ada waktu untuk belajar & bermain;
Ada waktu untuk menonton televisi & melakukan hobby;
Ada waktu untuk makan di meja makan;
Ada wktu untuk istirahat & tidur.

Latihlah FOKUS Anak !


 
Latihlah FOKUS Anak !

Misal :
- saatnya makan, ya.. makan
(di meja makan)
- waktunya tidur, ya.. tidur
(jangan berikan tv)

Latihan otak untuk seimbangkan otak kiri & kanan, itu perlu !
(agar tidak timpang nantinya)

Misal :
- ada waktu untuk menggambar & semua tentang seni
- ada waktu untuk olahraga & semua tentang hobby
- ada waktu untuk matematika & praktek berhitung lainnya

Berikan pendidikan kesehatan sejak dini !


Berikan pendidikan kesehatan sejak dini !

Misal :
- pentingnya menggosok gigi
- pentingnya makanan bergizi & higienis
- macam-macam penyakit & pencegahannya
- dll

Berikan Pendidikan Sosial / Lingkungan di Rumah !


Berikan Pendidikan Sosial / Lingkungan di Rumah !

Misal :
- pentingnya merawat tanaman
- merawat hewan peliharaan adalah salahsatu tanggung jawab yang harus di kerjakan
- pentingnya merawat barang-barang yang di milikinya
- pentingnya berpakaian & berbicara santun
- dll

Ajari anak menyayangi semua yang ada di sekelilingnya.

Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik !


Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik !

Ajari anak memilih teman / kumpulan teman-teman yang positif'
(bukan berarti menyuruhnya untuk pilih-pilih dalam berteman)

INTINYA :
"berkenalan dengan siapa saja, sah-sah saja !
Asalkan pake Rambu-rambu"
misal : jangan bergaul akrab dengan penjudi / pemabuk / pezinah / jenis orang-orang negatif lainnya.

Tidak perlu menghakimi mereka juga !
(cukup jadi contoh yang baik saja untuk mereka)

Tentang budaya berkata-kata !


Tentang budaya berkata-kata !

Jangan berikan budaya / kebiasaan yang negatif terhadap anak, seperti :
1. menggunjingkan orang lain (bergosip)
2. mencela orang lain (kebiasaan menyindir)
3. mengatai orang lain (memberi julukan kebon binatang, dll)
4. berkata-kata dengan bahasa kotor / kebon binatang setiap kali marah / badmood
5. membandingkan orang yang satu dengan orang yang lain (modus iri)
6. berbicara dengan nada tinggi / dengan berteriak / menyentak (kasar)
7. memotong pembicaraan orang lain (gunakan waktu yang tepat)

Jangan Memaksakan Kehendak Kepada Anak !


Jangan Memaksakan Kehendak Kepada Anak !

Apa yang menurut orang tua terbaik untuk anak, belum tentu memang terbaik untuknya;

Anak perlu kebebasan untuk memiliki keputusan sendiri,
untuk berpikir menurut pemikirannya sendiri,
mencoba segala sesuatu berdasarkan apa yang di inginkannya sendiri,
tidak perlu di paksakan !!

Karena hal itu merupakan tahap pertumbuhan anak dalam penemuan jati dirinya !

Tugas orang tua hanyalah membimbing,
bukan memaksakan kehandak, harus begini-begitu !!

INGAT : "Anak adalah Titipan Tuhan!"
Bukan seseorang yang harus menjadi seperti apa yang kita mau,
Biarkan campura tangan Tuhan besertanya & membentuk kepribadiannya.

"Anak Kuper"


"Anak Kuper" adalah anak yang biasanya kurang bergaul / bersosialisasi dengan sekitar, karena kurang percaya diri, dll

"Anak Kuper" adalah anak yang terbiasa bergantung dengan oprang tuanya, hanya berani di dalam rumah saja;

"Anak Kuper" adalah anak yang sensitif, biasanya mereka cenderung mudah tersinggung & menutup diri;

Ya, begitulah cerminan dari logo "Anak Kuper"

Tips Menghindari Anak Jadi Kuper :
1. Biarkan anak membuat keputusan untuk pilihan hidupnya sendiri
(bukan berarti membebaskannya berlaku sesuka hati, bimbinglah anak dalam membuat keputusan, beri pemahaman bahwa selalu ada konsekwensi dari setiap pilihan hidup)

2. Latihlah anak berdiskusi & mengungkapkan perasaan serta pikirannya dalam berkreativitas
(kemudian bantu cara mewujudkannya)

3. Jangan melulu dian di rumah, adakan liburan setiap akhir pekan untuk sekedar menikmati kebersamaan, bisa juga mengajak temannya / keluarga yang lain untuk suatu kegiatan positif
(agar anak terbiasa dalam kelompok)

4. Tanamkan rasa percaya diri pada diri anak, agar ia bangga menjadi dirinya sendiri & menghargai semua yang di milikinya.

Jangan membiasakan anak dengan budaya kekerasan !


 
Jangan membiasakan anak dengan budaya kekerasan !

Misal :
"Memanggil sambil Berteriak"
"Berkata-kata kasar"
"Memarahi anak dengan pukulan / kekasaran"

Hal itu bisa menciptakan jarak antara orang tua & anak nantinya !
Hal itu pula bisa menciptakan pribadi anak yang keras & kasar kelak !

Ajari anak KASIH, maka ia akan tumbuh menjadi anak yang senang mengasihi.

Melatih anak mengembangkan imajinasinya / kreativitasnya !


 
Melatih anak mengembangkan imajinasinya / kreativitasnya !

Ide Kreativitas bisa di dapatkan DARI MANA SAJA !
dari benda-benda yang ada di sekitar kita..
dari apa yang kita lihat, dengar, dan rasakan..
dari pengalaman hidup kita sendiri / seseorang..

kita belajar disekolah, perlu seni belajar agar tidak mudah bosan..
kita bekerja, perlu seni bekerja agar tidak mudah stress..
kita menjalin hubungan dengan sesama, juga perlu seni agar hubungan kita dengan sekitar selalu berwarna..

TANPA Kreativitas, Otak Mati !!
Think About It'

Membiasakan anak untuk memilih yang baik & menolak yang buruk !


Membiasakan anak untuk memilih yang baik & menolak yang buruk !
(berpikir apa yang Tuhan suka, sebelum memilih sesuatu !!)

Banyak sekali hal di dunia yang berbau 'NEGATIF'
mampu merusak kepribadian anak-anak bangsa !!

Pernahkah kita berpikir, apa Tuhan juga menyukai apa yang kita lakukan :
- Menonton video film, yang seperti apa ?
- Mendengarkan musik, yang seperti apa ?
- Membaca buku-buku, yang seperti apa ?
- Menulis artikel, yang seperti apa ?
- dll..

Renungkan !!

Anak suka MENIRU orang tua !??


Anak suka MENIRU orang tua !??

Jadilah cermin / contoh yang baik buat anak !
kalo mengajari anak jangan begini-begitu, orang tua harus memberikan contoh sikap yang benar !

jangan melarang anak begini-begitu, sedangkan orang tuanya sendiri melakukan itu !

hal ini dapat membingungkan anak,
secara tidak langsung menanamkan sifat munafik padanya !!

Akibatnya sangat buruk bagi perkembangan mental anak !
ia bisa tumbuh menjadi anak yang :
- tidak bisa mengakui kesalahan
- bilang A, melakukannya B
(antara apa yang di katakannya, tidak selaras dengan apa yang di lakukannya !)

OoWWwwwww...........................!????????????

Mengajari anak untuk 'memberi'


Mengajari anak untuk 'memberi'

- Banyak anak-anak yang tumbuh menjadi sosok yang pelit !
- hanya mementingkan diri sendiri !
- EGOIS !
- mau menang sendiri !
- dll..

Tentu kita tidak ingin anak-anak kita tumbuh menjadi sosok yang demikian bukan ?
sosok seperti itu sudah jelas bakal tidak disukai orang !
alias tidak punya teman !

Ajari anak untuk belajar KASIH mengasihi sejak dini !!

Mengajari anak berbisnis sejak kecil ?


 
Mengajari anak berbisnis sejak kecil ?
bukan berarti mengajarinya untuk 'cinta akan uang'

hal ini dapat melatih anak untuk :
- pandai bersosialisasi
- tidak tertutup / malu-malu
- memiliki jiwa yang mandiri

Note :
Jangan lupa bahwa kelak anak dituntut untuk bersosialisasi di masyarakat !

ia harus bekerja, dan mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri !
tidak lagi mengandalkan orang tuanya & bersikap seperti anak mami !

Luangkan waktu, melakukan aktivitas bersama anak !


Luangkan waktu, melakukan aktivitas bersama anak !

Misal :
"memiliki hari spesial untuk berlibur bersama keluarga"
"merayakan setiap moment penting dalam keluarga, misal ulang tahun, dan hari bersejarah dalam keluarga" (tidak perlu pesta besar-besaran, cukup keluarga kumpul sudah menyenangkan)

Note :
- Orang Tua yang baik adalah orang tua yang tidak OTORITER ! tapi dapat menjadi orang tua sekaligus sahabat yang baik,

- Menciptakan kontak batin yang lebih dalam dengan anak,
dengan selalu menyediakan waktu untuk anak !

Perkenalkan anak pada Tuhan sejak dini !


Perkenalkan anak pada Tuhan sejak dini !

Misal :
"Memiliki waktu untuk Tuhan"
"Memiliki waktu doa"
"Memiliki waktu membaca & merenungkan firman Allah"

#SAAT_TEDUH dilakukan dipagi hari,
datang kepada Tuhan merupakan aktivitas pertamanya saat membuka mata di pagi hari, (curhat pribadi)

#MEZBAH_KELUARGA
menjalin hubungan yang harmonis dengan setiap anggota keluarga, menempatkan Tuhan sebagai kepala, ada hubungan yang akrab dengan ayah & ibu & saudara-saudaranya,

Mezbah Keluarga ini sangat besar manfaatnya !
setiap kita berdoa bersama sambil bergandengan tangan, mengupas alkitab bersama, curhat keluarga bersama, dll

#BERDOA_SETIAP_HENDAK_MELAKUKAN_AKTIVITAS,
agar ia membiasakan diri untuk melibatkan Tuhan dalam setiap aktivitasnya ! (cukup berdoa dalam hati)

#BERDOA_SEBELUM_MAKAN
agar ia memiliki hati yang senantiasa bersyukur apapun yang dihidangkan kepadanya, (jiwa yang selalu berterima kasih)

#BERDOA_SEBELUM_TIDUR
merupakan aktivitas terakhirnya sebelum ia menutup mata dan tertidur lelap dalam penjagaan YMK.
membuatnya selalu memiliki kualitas tidur yang baik !

PRAKTEKKAN & KAMU AKAN MERASAKAN SENDIRI MANFAATNYA !!

Latihlah anak untuk SETIA DALAM PERKARA KECIL !




Latihlah anak untuk SETIA DALAM PERKARA KECIL !



Misal :
"Cuci piring setelah makan"
"Membuang sampah pada tempatnya"

Tentu kita tidak ingin memiliki anak yang tidak perduli pada sekitar kan ?
kita pasti ingin anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang baik, sopan, dan disukai banyak orang.

Mungkin hal ini terlihat kecil, namun sebenarnya besar dampaknya bagi perkembangan jiwa sosial anak !

hal ini dapat mengajarkan anak untuk :
- perduli apa yang ada di sekitarnya (chare)
- disiplin
- menyayangi sesama & barang-barang sekitarnya
- tetap mengerjakan tugas-tugasnya sampai akhir (menghindarkan kebiasaan menunda pekerjaan)
- dll
Misal :
"Cuci piring setelah makan"
"Membuang sampah pada tempatnya"

Tentu kita tidak ingin memiliki anak yang tidak perduli pada sekitar kan ?
kita pasti ingin anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang baik, sopan, dan disukai banyak orang.

Mungkin hal ini terlihat kecil, namun sebenarnya besar dampaknya bagi perkembangan jiwa sosial anak !

hal ini dapat mengajarkan anak untuk :
- perduli apa yang ada di sekitarnya (chare)
- disiplin
- menyayangi sesama & barang-barang sekitarnya
- tetap mengerjakan tugas-tugasnya sampai akhir (menghindarkan kebiasaan menunda pekerjaan)
- dll